Read more: http://bloggy-tutorial.blogspot.com/2013/01/cara-membuat-meta-keyword-di-blogspot.html#ixzz2TzMGvmiw Under Creative Commons License: Attribution 2019 ~ WISNU BLOG

Blogroll

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 17 Juli 2019

KONFIGURASI GLUSTERFS PADA DEBIAN 9

GlusterFS

        Glusterfs adalah sebuah file system yang terdistribusi dan bersifat fleksibel. Beberapa keuntungan menggunakan GlusterFS yaitu proses instalasi yang mudah serta availability nya mencapai skala hingga pentabyte. Dan GlusterFS adalah aplikasi open source software sehingga lebih populer dikalangan para administrator.

       Untuk GlusterFS terdiri dari beberapa tipe. Ada yang distributed, replicated, stripped, dll. Kali ini bahasan yang akan dibahas pada tutorial ini adalah GlusterFS dengan sifat REPLICATED. Artinya, jika file akan kita tempatkan pada sebuah folder/hdd/brick. Maka akan melakukan replikasi ke brick lainnya. 

Contoh: 
Server1Hostname               : server1.kelompok5.com 
IP                                         : 192.168.80.10
Direktori yg akan direplikasi: “nano /srv/data/” 

Server2Hostname               : server2.kelompok5.com 
IP                                         : 192.168.80.11
Direktori yg akan direplikasi: “nano /srv/data/” 

Langkah-langkah:
            Pastikan konfigurasi “nano /etc/hosts” pada server1 dan server2 sudah
             sesuai seperti berikut:
  
           127.0.0.1     localhost 
           192.168.80.10 server1.kelompok5.com server1
           192.168.80.11 server2.kelompok5.com server2
 
         Instal GlusterFS pada kedua server (server1 dan server2) dan buat folder/srv/data/   pada kedua server juga 

            mkdir /srv/data/ 
            apt update && apt upgrade -y 
            apt install glusterfs-server 

Jalankan service GlusterFS pada kedua server (server1 maupun server2)
            systemctl start glusterfs-server
  
Lakukan peering dari server utama ke server lawan. Misal server1 melakukan peering ke server2. Jalankan perintah berikut pada server1(catatan: hanya server1): 

gluster peer probe server2
  
Buat Brick Volume untuk melakukan replikasi, Jalankan perintah berikut pada server1(catatan: hanya server1): 

gluster volume create gfsvolume replica 2 server1:/srv/data server2:/srv/data  force 

Jalankan GlusterFS Volume, Jalankan perintah berikut pada server1(catatan: hanya server1): 
gluster volume start gfsvolume 



Testing Sinkronisasi 

Buat sebuah folder untuk mounting gluster pada kedua server (server1 dan server2). Misal “/var/www/data” kemudian mount gluste
rmkdir /var/www/data
mount.glusterfs localhost:/gfsvolume /var/www/data


Test untuk buat file 

touch /var/www/data/dibuat-pada-server1.txt 
touch /var/www/data/dibuat-pada-server2.txt 

Cek pada folder /var/www/data/ di kedua server apakah ada atau tidak dengan perintah  

ls -ltrh /var/www/data/ 

Replikasi berhasil dilakukan 

Sabtu, 23 Februari 2019

Tugas 1 Analisis & Perancangan Informasi












demikian tugas ini saya buat dengan sebenar-benarnya,dan sesingkatnya
kurang lebihnya mohon maaf 
Terima Kasih 

Wisnu Setiaji 
SI/TI/A/M
43A87006170196